SHARE :

Meningkatkan peranan perantau dalam membangun kampung halaman

Terbit : 26 November 2020 / Kategori : / / Author : betty
Meningkatkan peranan perantau dalam membangun kampung halaman

Pepatah Minang mengatakan “Karantau tumbuah dihulu, babuah babungo alun, marantau bujang dahulu, di rumah baguno alun”. Pepatah ini menegaskan bahwa anak laki-laki yang masih bujangan atau belum menikah tidak mempunyai peranan atau posisi dalam adat, mesti mencari ilmu pengetahuan, pengalaman merantau bahagian dalam memajukan pemikiran orang minang. Namun karena peluang di rantau telah memberikan kebaikan peruntungan, maka tentu memiliki tanggungjawab juga kembali atau ikut serta membangun tanah bundo untuk kemajuan dan kesejahteraan para dunsanak di kampung halaman

Pembangunan Sumatera Barat dari dahulu tidak pernah lepas dari sinegritas peran perantau dan ranah. Apalagi jika seseorang diamanahi gelar pusaka Datuk yang memiliki kewajiban memperhatikan anak dan kemenakan kaum baik di kampung halaman maupun yang di perantauan. Perberdayaan perantau Minang yang tersebar di berbagai provinsi dan luar negeri sangat strategis dalam mendukung percepatan program pembangunan di daerah. selama ini peran perantau Minang sudah terlihat berkontribusi dalam memacu pembangunan di nagari-nagari (desa) yang ada di Sumbar. Upaya tersebut, tentu penting untuk dimaksimalkan sehingga terus terbangun sinergitas antara perantau dengan pemerintah daerah dan masyarakat di tingkat nagari. “Jaringan yang sudah dibangun dengan para perantau Minang di berbagai wilayah Indonesia, termasuk di luar negeri harus dijadikan kekuatan.

Dilihat peran perantau dalam membangun kampung halamannya, bantuan berupa uang/modal untuk pembangunan fisik maupun non fisik dalam peningkatan ekonomi masyarakat. Selain itu, kontribusi diberikan dalam bentuk gagasan dan ide dalam penguatan kapasitas masyarakat melalui pelatihan-pelatihan, serta mengajak para investor menanamkan modalnya di daerah. Ke depan, tentu mesti dioptimalkan jangkauan terhadap perantau sehingga berbagai program untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat cepat tercapai

Berita Lainnya

Bolehkah Pemimpin Perempuan ?
24 November 2020
Bolehkah Pemimpin Perempuan ?
Author : betty
Vivamus Udmauris Seddui Dignissim Curabitur Aeneans
29 September 2018
Vivamus Udmauris Seddui Dignissim Curabitur Aeneans
Author : caleg
Duis Uterat Accumsan, Hendrerit Vitae, Mollis Eros
28 November 2017
Duis Uterat Accumsan, Hendrerit Vitae, Mollis Eros
Author : caleg
Donecnec Ligula Atmagna Maximus Gravida. Praesent Velit
28 November 2017
Donecnec Ligula Atmagna Maximus Gravida. Praesent Velit
Author : Ciuss Creative