SHARE :

Memberantas Penyakit Masyarakat

Terbit : 26 November 2020 / Kategori : / / Author : betty
Memberantas Penyakit Masyarakat

Pekat adalah merupakan singkatan dari Penyakit Masyarakat, dimana istilah ini telah lama dikenal atau tidak asing lagi bagi telinga masyarakat di Sumatera Barat pada umumnya. Akan tetapi hal ini, namun kenyataannya kegiatan yang dilakukan adalah kegiatan yang telah berakar dan telah lama dilakukan oleh masyarakat. Pekat telah menjamur bahkan sampai kepelosok Nagari, dan amat yang menyedihkan adalah yang melaksanakan bukan hanya hanya orang-orang yang dewasa saja namun juga dilakukan oleh anak-anak dan bahkan Ibu Rumah Tangga sekalipun. Sebagai defenisi Pekat ini adalah kegiatan yang dilakukan oleh sebagian orang ditengah-tengah lingkungan masyarakat yang sangat besar pengaruhnya bagi kehidupan kehidupan sosial masyarakat karena menimbulkan dampak negatif sehingga menjadi penyakit bagi masyarakat. Adapun kegiatan yang dikategorikan Pekat yaitu :

1. Perjudian

Sampai sekarang, masih ada terjadi perjudian di tengah-tengah masyarakat di Kabupaten Tanah Datar walaupun tidak terlalu menonjol karena aparat selalu berusaha untuk memberantas. Untuk kedepan perjudian ini harus betul-betul di berantas karena perjudian tersebut akan menimbulkan kemiskinan, pertengkaran di rumah tangga dan kerusuhan di tengah-tengah masyarakat.

2. Narkoba

Narkoba menurut aspek Medis sebetulnya digunakan untuk obat kesembuhan dari suatu penyakit tertentu, namun saat sekarang penggunaan ini disalahgunakan oleh si pemakai sehingga menimbulkan efek yang negatif. Karena Kabupaten Tanah Datar terletak di tengah-tengah jalur perdagangan dan transportasi di sumatera barat, narkoba sangat mudah masuk ke ranah luhak nan tuo. Pemberantasan narkoba sudah sepenuhnya dilakukan aparat dan sangat di perlukan bantuan dan dukungan masyarat dalam memberantasnya

3.Miras

Adalah minuman keras beralkohol yang mengandung Etanol yang diperoleh dari bahan hasil pertanian yang mengandung karbohidrat dengan cara fermentasi tanpa destilasi, maupun diproses dengan cara mencampurkan konsenitrat dengan Etanol atau dengan cara pengenceran yang mengakibatkan apabila terlalu banyak mengkonsumsi akan hilang kesadaran. Peredaran minuman keras sangat mudah di jangkau dan di konsumsi oleh masyarakat walaupun sudah dilakukan berbagai hal pemberantasan tetapi masih ada saja yang mengkonsumsi dan mengedarkannya. Oleh sebab itu, pemerintah daerah bersama aparat dan masyarakat harus mampu memberantas peredaran miras guna menyelamatkan kehidupan anak bangsa agar terciptanya generasi penerus bangsa yang berbudi luhur dan cerdas.

4.LGBT

LGBT ditentang keras di Indonesia karena hal tersebut tidak sesuai dan sangat menyimpang dari ajaran agama manapun. Lalu, apa yang menyebabkan seseorang memiliki penyimpangan perilaku dalam orientasi seks tersebut? Kabupaten tanah datar terbilang cukup tinggi dalam garis angka kasus LGBT. Sangat disayangkan karena LGBT menyerang tidak hanya anak dibawah umur, melainkan sampai kepada orang dewasa dan lansia. Untuk kedepannya, Kabupaten Tanah Datar bersama aparat dan masyarakat harus dengan cepat memberantas LGBT karena merupakan sebuah virus yang mudah tersebar di lingkungan masyarakat. Cara Mengatasi LGBT antara lain:

  1. Menjaga pergaulan
  2. Menutup segala celah pornografi misalnya dari gadget. Orang tua harus aktif dalam hal ini.
  3. Diadakan kajian atau seminar mengenai bahaya LGBT di sekolah-sekolah
  4. Adanya undang-undang yang melarang adanya LGBT sehingga hal ini tidak menyebar semakin parah.
  5. Diadakan penyuluhan keTanah Dataraan mengenai LGBT yang menyimpang dari aturan agama.

Dengan hal-hal tersebut, diharapkan LGBT dapat dicegah dan penyebarannya tidak semakin luas. LGBT merupakan suatu masalah kejiwaan yang perlu ditangani oleh semua pihak baik dari pelaku maupun lingkungan sekitar. Dengan adanya kerja sama yang baik, bukan tidak mungkin masalah LGBT yang menjadi kontroversi ini bisa diatasi dengan baik

5. Mengatasi Pengaruh Pemakaian IT dan Medsos

Media sosial seakan sudah menjadi candu bagi masyarakat Indonesia khususnya kalangan remaja. Remaja masa kini identik dengan smartphone ditangan hamper 24 jam. Media sosial yang paling sering digunakan oleh kalangan remaja seperti facebook, twitter, path, youtube, Instagram, line, dan bbm. Media sosial tersebut mempunyai keunggulan dan ketertarikan sendiri bagi penggunanya. Media sosial sangat banyak menawarkan kemudahan yang membuat remaja betah berlama-lama dalam menggunakannya.

Menurut Crish Garret media sosial adalah alat, jasa dan komunikasi yang memfasilitasi hubungan antara orang dengan satu sama lain dan memiliki peminat yang banyak tidak terkecuali para remaja, bahkan usia dibawah umur sudah memiliki akun media sosial pribadi. Munculnya berbagai macam media sosial memberikan pengaruh langsung baik positif maupun negatif.

Pengguna media sosial dikalangan remaja memberikan pengaruh langsung baik positif maupun negativ. Remaja yang sering menggunakan media sosial bisa mengganggu proses belajar mereka. Seperti contohnya ketika mereka sedang belajar masuk pemberitahuan chat dari temannya dapat mengganggu proses belajar mereka. Kebiasaan seorang remaja yang berkicau dimedia sosial terkadang hanya untuh mengeluhkan betapa sulitnya pelajaran yang sedang mereka kerjakan.

Oleh karena itu remaja sebagai pengguna aktif terbanyak dan hampir setiap hari menggunakan media sosial. Secara langsung pesan atau informasi yang ada di media sosial sangat cepat tersebar pada kalangan remaja. Belum sempurnanya kematangan pemikirian remaja membawa pengaruh negative terhadap informasi yang tidak baik melalui media sosial. Seperti yang kita ketahui, media sosial merupakan wadah bagi remaja untuk menuangkan kebebasan berekspresi, baik itu bentuk gambar ataupun pesan-pesan yang terkadang menyesatkan.

Informasi yang tersebar melalui media sosial disimak secara rutin mengarah kedalam pembentukan opini dikalangan remaja. Salah satu contohnya, sebuah official account hanya mengutip halaman yang isinya hanya membahas mengenai manisnya hubungan pacaran, gambaran seorang pacar yang ideal, dan lainnya. Rutinnya account itu memposting pesan-pesan seperti itu, secara tidak langsung hanya mengarahkan focus perhatian remaja yang hanya mengarah kepada pacaran bukannya tentang sekolah.

UPAYA PENCEGAHAN PEKAT

  1. Dari Individu / Keluarga
  1. Kehidupan beragama dalam keluarga
  2. Mempunyai waktu bersama – sama
  3. Mempunyai komunikasi yang baik untuk anggota keluarga
  4. Saling menghargai sesama anggota keluarga
  5. Masing-masing anggota keluarga merasa terkait dalam ikatan keluarga sebagai suatu ikatan kelompok yang kuat dan erat.
  6. Bila terjadi permasalahan dalam keluarga dapat didiskusikan secara positif dan konswektif.
    1. Dari Lingkungan
  7. Mengaktifkan kegiatan-kegiatan keTanah Dataraan seperti Wirid Pengajian, Didikan Subuh dan Sholat Berjamaah.
  8. Bersama-sama memberikan nasehat dan menindak pelaku yang berbuat Pekat.
  9. Digiatkannya lembaga-lembaga organisasi keTanah Dataraan seperti Remaja Mesjid.
  10. Banyaknya diadakan kegitan perlombaan keTanah Dataraan seperti MTQ.
  11. Aktifnya organisasi kepemudaan seperti Karang Taruna.

Seiring dengan kemajuan zaman dan teknologi dapatlah dilihat kenyataan bahwa segala fasilitas dengan mudah telah didapatkan sampai kepelosok Nagari. Hal ini bisa menjadi bersifat positif namun tidaklah menutup kemungkinan bisa menjadi negatif. Kecendrungan akan hal inilah yang mengakibatkan banyaknya terutama generasi muda yang terjerumus karena akibat coba-coba dan pada akhirnya melakukan tindakan yang negatif dan merusak mental serta perilakunya sehingga dapat mengganggu ketentraman dan ketertiban dilingkungan masyarakat.

Kenyataan seperti ini dapat dilihat dengan bukti nyata semakin meningkatnya tingkat kejahatan dan kriminalitas yang terjadi baik di Provinsi Sumatera Barat pada umumnya dan di Kabupaten Tanah Datar khususnya. Dibuatkannya PERDA di Kabupaten Tanah Datar yang memuat tentang Pemberantasan Pekat. Diberikannya sanksi hukuman yang tegas apabila kedapatan sedang melakukan kegiatan Pekat walau itu Aparat sekalipun.

Dilaksanakannya Razia terpadu oleh Tim Gabungan Penanggulangan Pekat secara Intensif kesetiap sekolah, warung / kedai, tempat wisata, dan toko-toko obat disetiap pelosok Nagari di Kabupaten Tanah Datar. Berperan aktifnya Lembaga keagamaan dan Lembaga Masyarakat di Kabupaten Tanah Datar untuk mengajak seluruh komponen masyarakat menjauhi Pekat.

Berita Lainnya

Bolehkah Pemimpin Perempuan ?
24 November 2020
Bolehkah Pemimpin Perempuan ?
Author : betty
Vivamus Udmauris Seddui Dignissim Curabitur Aeneans
29 September 2018
Vivamus Udmauris Seddui Dignissim Curabitur Aeneans
Author : caleg
Duis Uterat Accumsan, Hendrerit Vitae, Mollis Eros
28 November 2017
Duis Uterat Accumsan, Hendrerit Vitae, Mollis Eros
Author : caleg
Donecnec Ligula Atmagna Maximus Gravida. Praesent Velit
28 November 2017
Donecnec Ligula Atmagna Maximus Gravida. Praesent Velit
Author : Ciuss Creative